Rabu, 27 Mei 2009

ARAB KRISTEN

Majalah National Geographic terbitan Juni 2009 menampilkan cerita tentang Arab Kristen yang kurang diperhatikan oleh kita semua.
Kaum ini merupakan bukti bahwa dalam perjalanan sejarahnya yang lebih dari 14 abad, muslimin tetap memegang teguh azaz kebebasan beragama dan toleransi yang tinggi. Kaum ini menghuni wilayah yang disebut Levant ( Pesisir Timur laut Tengah). Mereka bahkan pernah menjadi kaum yang dominan namun terus mengalami marjinalisasi terutama sejak perang Salib, dimana pada salah satu pase perang, mereka dibunuhi oleh apa yang disebut para Crusader yang notabene juga Kristen bersamaan dengan dibantainya kaum Muslimin. Jumlah mereka kini yang ada disana ditambah yang di Mesir kurang lebih 13 Juta jiwa.

Bagi banyak orang di dunia, termasuk musliminnya sendiri , kehadiran mereka disana, sangat mengherankan karena Arab selalu sinonim dengan Islam. Sebenarnya tidak begitu karena mereka sudah beragama Kristen turun temurun sejak berkembangnya Kristiani disana . Yang menarik lagi dalam artikel di majalah tersebut yang berjudul:" The Forgotten Faithful Arab Christian" yang ditulis oleh Don Belt dan fotografi oleh Ed Kashi, disebutkan bahwa pada saat awal perkembangannya mereka menganggap/ mengira Islam sebagai sekte bid'ah baru lainnya dari agama Kristen ( hal 94). Tak pernah terpikirkan oleh mereka waktu itu bahwa Islam adalah agama tersendiri.
Tentu hal ini masuk diakal, karena Islam juga memuliakan para Nabi Nabi, baik dalam Kitab Perjanjian Lama maupun dalam Kitab Perjanjian Baru.
Buat saat ini, mungkin keberadaan mereka bisa jadi jembatan yang Indah bagi hubungan antara Kristen dan Islam.
2 Jumadil Akhir 1430 H /27 mei 2009

Selasa, 17 Maret 2009

PAKAIAN YANG KITA KENAKAN




Apakah anda pernah memikirkan apa yang akan terjadi bila suatu saat karena semacam suatu bencana, tak cukup ada pakaian di dunia ini untuk kita kenakan?.
Tidak seperti kebutuhan dasar lainnya seperti makanan, manusia dalam sejarahnya tak pernah kekurangan secara serius bahan pakaian untuk dikenakan.
Kita tentu bertanya-tanya, apakah ini cuma keberuntungan abadi atau memang ada semacam campur tangan dari Allah SWT untuk melindungi manusia dari kebugilan?
Walau manusia lahir tanpa pakaian , manusia tak pernah tampil telanjang sesudahnya. Bahkan dalam liang kubur.
Tetapi coba perhatikan surat 7 Al A’raf ayat 26 : Ketika Allah SWT berfirman:
"Hai Bani Adam, Telah kami turunkan pakaian guna menutupi auratmu Dan ( sebagai) perhiasan (bagimu).
Tapi pakaian berupa takwa itu lebih baik.
Demikianlah beberapa diantara tanda-tanda kekuasaan Allah, supaya mereka ingat selalu.
Juga surat 20 Taha ayat 118 Ketika Allah SWT berfirman kepada Adam a.s. sendiri :
“Bagimu ( cukup persediaan) , sehingga tiada kau kelaparan atau telanjang didalamnya ( surga)”.
Lebih jauh lagi Abdullah Yusuf Ali dalam catatan kaki terjemahan Al Qur’an, menangkap ke rangkapan filsafat ( double philoshopy) dari surat Al A’raf ayat 26 tersebut diatas:
Secara rohani manusia diciptakan dalam keadaan “furada” , polos dan sendiri ( bare and alone) .
Jiwa dalam kesucian yang polos dan dalam keindahannya, tidak mengenal malu sebab tak mengenal salah.
Namun setelah tersentuh oleh rasa bersalah dan dicemari oleh maksiat, pemikiran dan perbuatan jiwa itu berubah menjadi pakaian dan perhiasannya, baik atau buruk, tulus atau pamrih, sesuai dengan niat pada pikiran dan wataknya. Begitu juga dengan tubuh, ia bersih dan indah selama tidak dinodai oleh penyalah gunaan. Seandainya jiwa dan raga seseorang baik, dia akan menjadi lambang kesucian dan keindahan.
Tetapi pakaian dan perhiasan terbaik hanya datang dari ke takwa’an, yang bisa menutupi ketelanjangan dosa dan meriasi kita dengan kebajikan.
Dalam dunia sastra filsafat pakaian juga merupakan tema Carlyle dalam karyanya : “Sartor Resartus”.
20 Rabiul Awal 1430.
terjemahan Al Qur'an dalam bahasa Indonesia : HB Jassin
Gambar: batik yang pada 2 Oktober 2009 lalu di tetapkan UNESCO sebagai Legacy Indonesia buat seluruh umat manusia.

Senin, 27 Oktober 2008

ANNUIT COEPTIS




Gambar Lambang Free Mason/illuminati berupa pyramid dengan satu mata di mata uang pecahan satu Dollar Amerika , kita semua sudah tahu. Tetapi coba perhatikan lagi bagian belakang yang berwarna hijau (green back) dari Dollar tersebut. Anda akan menemui dua hal yang lebih menarik.

1. Frame(pigura) yang membingkai lambang Freemason tersebut sama dengan pigura yang membingkai lambang (The Great Seal) dari the USA yakni burung elang gundul (bald eagle). Cuma beda di arahnya saja. Ini artinya lambang Freemason berada dibagian belakang (reverse side) dari lambang resmi dari Negara AS. Jadi keberadaan lambang tersebut di bagian belakang pecahan satu dollar lebih dari sekedar soal desain tetapi merupakan keharusan.

2. Pada lambang Free Mason ada kata kata Annuit Coeptis . itu adalah motto dalam kata latin yang dalam kamus Webster* berarti : He(God) approves our undertakings= Dia ( Tuhan) menyetujui usaha- usaha kita ( lihat lampiran). Kata kata yang sulit dimengerti maksudnya. Tetapi saya punya kesan kata kata itu punya hubungannya dengan yang diceritakan dalam Kitab Suci Al Qur’an dalam surat 15( Al Hijr) ayat 26-44 dan juga surat 38 (Sad) ayat 71 sampai 83, yang garis besarnya adalah menceritakan ketika Iblis menolak untuk sujud kepada Adam yang baru diciptakan Allah SWT dan Allah kemudian mengutuk Iblis, kemudian Iblis meminta penangguhan sampai manusia dibangkitkan ( dihari Kiamat) ( Qur'an 38:79) dan Allah SWT mengabulkannya( Qur'an 38:80) kemudian memohon agar diberi kesempatan untuk menyesatkan manusia Kepada Allah SWT dan Allah sekali lagi mengabulkannya (Q 38:85). Artinya :He (Allah) approves our undertakings.
Silahkan mengambil kesimpulannya.
Wass. Saptono 28 Oktober 2008

*Judul lengkap Bukunya: The New American Webster Handy College Dictionary, Prepared and Edited by National Lexicographic Board, Edited by Albert and Loy Morehead,. Halaman 541 penerbit Signet Book New York 1956. Library of Congress Catalog no. 55-10446


Untuk mengetahui kenapa ada lambang Free mason /Iluminati di pecahan 1 USD silahkan baca karya Dan Brown " Angels and Demons" ( Pocket Star Book ,New York, London, Toronto, Sidney,2000) bagian akhir dari bab 31


Lambang Freemason juga berada diatas plakat representasi Deklarasi Hak Hak Azazi Manusia yang di proklamirkan di Perancis tahun 1789. klik: http://en.wikipedia.org/wiki/File:Declaration_of_Human_Rights.jpg
( Jadi prinsip hak- hak azasi manusia datang dari Freemason)

Senin, 15 September 2008

DUA AYAT TERAKHIR SURAT AL BAQARAH




Menurut hadis Bukhari (64:12) Rasulullah pernah bersabda bahwa barang siapa yang berdoa seperti yang diajarkan dalam dua ayat terakhir surat Albaqarah (Q 2: 285-286) maka cukuplah baginya (doa’ nya).
Menurut Maulana Muhammad Ali dalam catatan kaki no 380 terjemahan Al- Qur’an, Doa ini terdiri dari dua susunan yang terdiri masing- masing dari tiga permohonan : Pasangan pertama adalah: permohonan agar dihindari dari hukuman, permohonan agar jangan dibebani oleh dosa, hindari kami dari bencana yang lebih dari kemampuan seseorang untuk menanggungnya.
Sementara set kedua adalah Maafkanlah hambaMu, Anugerahkan hambamu perlindungan/pengampunan.dan Kasihanilah Hambamu.
Kedua pasangan doa ini ternyata saling berhubungan.
26 Juni 2006

Kamis, 11 September 2008

SURAT YASSIN AYAT 36 DAN TEORI SUPER SYMETRI


“Maha Suci ( Tuhan) yang telah menciptakan berpasang-pasangan
Segala sesuatu yang dihasilkan oleh bumi, oleh diri mereka sendiri ,
Dan oleh segala yang tiada mereka ketahui”.
Demikian firman Allah dalam Surat Yassin ayat 36 dan banyak ayat ayat lain yang senada seperti di Surat 13 ayat 3, 35:11, 39:60,22:5, 42:11,43:12,55:52,75:39,78:8,90:8, dan 92:3.

Yang sangat menakjubkan adalah bahwa yang dikatakan berpasang-pasangan tidak saja sesuatu yang mudah dilihat dan dirasakan yang Allah ciptakan untuk kita : siang dan malam, asam dan basa, bumi dan langit, Laki perempuan, Jinn dan Manusia persis seperti termuat dalam paham strukturalisme dalam Antropologi yang menguraikan tentang adanya oposisi binary dalam pemikiran manusia , tetapi lebih jauh menjangkau yang terkecil seperti quark ( bagian proton) dan terbesar seperti alam semesta.    Seperti yang diuraikan oleh pemenang Nobel 1988 di bidang Fisika Leon Lederman di majalah Newsweek edisi 15 September 2008 dalam rangka menyambut mulai beroperasinya Large Hadron Collider ( LHC) di Jenewa Swiss . Sebuah instalasi untuk membenturkan partikel partikel berupa terowongan yang membentuk lingkaran dengan garis tengah 4.3 kilometer dan keliling 27 kilometer yang dibangun dengan biaya sekitar 8 miliar dollar Amerika milik CERN ( Conseil Europeen pour la Recherche Nucleaire/Organisasi untuk penelitian nuklir Eropa)
Terowongan ini dibuat dengan tujuan salah satunya adalah membuktikan kebenaran apa yang disebut teori Supersymetry sebuah teori yang memperkirakan bahwa semua yang ada di alam semesta mempunyai kembaran, symetri atau dalam bahasa awamnya punya pasangan.
Keberadaan pasangan tersebut hanya bisa diungkapkan dengan membenturkan partikel kecil dengan kecepatan sedemikan rupa ( kecepatan yang bisa dibangun dalam jarak 27 kilometer tadi) sehingga bisa memecahkan/membelah partikel tersebut hingga terurai segala komponen benda benda nya hingga yang paling kecil lengkap dengan energy dan bidang energinya yang kemudian direkam dan di analisa untuk mendeteksi segala unsur unsur yang diduga keberadaanya oleh teori supersymetri tadi.
Seperti yang disebutkan tadi pasangan- pasangan tersebut juga mencakup benda benda terkecil yang dikenal ilmu pengetahuan saat ini mulai dari atom proton dan elektron kemudian quark dan lepton lalu neutrinos dan muons lalu ada yang disebut sebagai W dan Z dan seterusnya. Semuanya yang membentuk jagat raya ini begitu kompleksnya tetapi terangkum dalam suatu pemahaman yang sangat sederhana dalam suatu konsep simetri yang dirumuskan dalam teori supersymmetry tadi.
Maha suci Allah yang begitu penyayangnya bagi ummatnya.
gambar: Courtesy Eva Wilson, Islamic Design, British Museum Pattern Books1992

Minggu, 07 September 2008

HARTA KARUN

Bagaimana kita menggambarkan seseorang yang amat kaya dizaman ini? Dengan jumlah mata dagangan yang dia kuasai monopolinya? Dia pegang kunci pasarnya. Cabe? Cengkeh? Mobil? Kertas?  Kayu? Operating system? Mass Media?

Bagaimana Allah menggambarkan seseorang yang amat kaya dizaman Nabi Musa a.s. yang bernama Karun (Korah)?". Kami telah anugerahkan kepadanya perbendaharaan harta sehingga kunci-kuncinya saja berat dipikul sekumpulan orang yang kuat" kata Allah SWT dalam Surat 28 Al Qasas ayat 76.

Sayang sekali, meski telah diperingati oleh kaumnya, dia menyombongkan diri dengan berkata: " Ini semua diberikan kepadaku ,karena pengetahuan yang ada padaku"(Q.28:78).
Sebagian kaumnya silau dengan kekayaanya dengan mengatakan "Wahai ! Sekiranya lah kita mendapat apa yang didapat oleh Karun! Ia sunggguh beruntung sekali!"(Q.28:79).
Namun sebagian kaum yang lebih bijak berkata : " Celakalah kamu! Balasan Allah lebih baik bagi orang yang beriman dan beramal saleh . Tapi itu hanyalah tercapai oleh orang yang sabar"(Q.28:80).
Kemudian Allah membenamkan Karun kedalam tanah dengan tempat kediamannya sekali . Dan tiada seorangpun dari pengikutnya yang dapat menolongnya. Dan tiada ia dapat membela diri(Q.28:81).Semoga kita selalu ingat bahwa apapun yang kita banggakan, hanyalah se izin Allah semata.
25Juli 2003

ROMBONGAN

Rombongan-rombongan orang yang telah divonis dengan adil pada hari akhir, digiring ke pintu jahanam. Dipintu neraka para malaikat penjaga bertanya (dengan keheranan) :" Apakah belum pernah datang kepada kalian rasul-rasul dari kalangan kalian sendiri yang membacakan peringatan dari Tuhanmu tentang pertemuan hari ini"? Penjaga itu keheranan karena sebagai malaikat dia selalu menganggap semua yang di bumi akan berjalan secara ideal. Ada rasul yang dikirim untuk menjelaskan ayat-ayat Allah, maka manusia akan terhindar dari kejadian diatas ( masuk neraka). Mereka tidak pernah menyadari sifat sebagian umat manusia yang suka menyangkal dan tidak berterima kasih atas rahmat Tuhannya. Cerita ini disarikan dari Al Qur'an surat 39 Azzumar ayat 71. Mudah-mudahan kita tidak akan berada dalam rombongan jenis ini. Audzubilahi min Zalik
4 Juli 2003